Cara Berinvestasi

Pengertian Reksa Dana

Reksa Dana adalah :

Wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi.

Efek adalah surat berharga yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Dana-dana yang diinvestasikan oleh investor ke rekening Reksa Dana tersebut oleh Manajer Investasi dikelola dengan kehati-hatian dalam bentuk efek. Yang dimaksud kehati-hatian disini adalah bahwa Manajer Investasi yang mengelolah Reksa Dana apabila melakukan Buy atau Sell Portofolio (saham, obligasi, pasar uang) haruslah terlebih dahulu melakukan analisa, baik analisa Fundamental maupun Teknikal. Dengan analisa tersebut Manajer Investasi dapat melakukan action apakah melakukan tindakan Buy atau Sell sehingga setiap keputusan yang dilakukan oleh Manajer Investasi dapat dipertanggungjawabkan.

Keuntungan Investasi di Reksa Dana

  • Keuntungan yang diperoleh tidak dikenakan pajak dan biasanya keuntungan lebih besar dari suku bunga Deposito.
  • Keuntungan yang diperoleh akan diinvestasikan kembali ke dalam Reksa Dana sehingga keuntungan akan semakin bertambah.
  • Aman dan terpercaya karena seluruh efek/dana disimpan pada Bank Kustodian yang sudah mendapat ijin dari OJK.
  • Dikelola dan dimonitor secara intensif oleh Manajer Investasi  di bawah pengawasan OJK.
  • Pengelolaan dana dilakukan secara profesional karena dikelola oleh tim investasi yang telah berpengalaman dan telah mendapat lisensi dalam mengelola Reksa Dana dari OJK.
  • Resiko terkendali dengan adanya diversifikasi portfolio efek ekuitas, obligasi, dan pasar uang.
  • Bebas dari pekerjaan administrasi dan analisa efek.
  • Dapat dicairkan (redemption) setiap saat.

Jenis Reksa Dana

Secara umum Reksa Dana terdiri dari 4 jenis yaitu:

Reksadana Pasar Uang (Money Market Fund)

Jenis  Reksa Dana dengan alokasi portofolionya minimum 80% dalam bentuk pasar uang. Efek yang masuk dalam pasar uang adalah instrumen financial jangka pendek misalnya deposito, surat hutang dengan jatuh tempo di bawah 1 tahun.

Reksadana Pendapatan Tetap (Fixed Income Fund)

Produk Reksa Dana dengan alokasi portofolionya minimum 80%  dalam efek yang bersifat hutang diantaranya adalah obligasi Korporasi, Obligasi Permerintah (SUN).

Reksadana Campuran (Balance Fund)

Jenis produk Reksa Dana dengan alokasi portofolio yang fleksibel dengan menyesuaikan kondisi perekonomian mikro dan makro yang sedang terjadi. Alokasi portofolio Reksa Dana campuran ini diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan komposisi portofolio berikut ini:

Pasar Uang : minimum 1% maksimum 79%

Pendapatan Tetap (Obligasi)  : minimum 1% maksimum 79%

Saham : minimum 1% maksimum 79%Reksadana Saham (Equity Fund)

Jenis Reksa Dana dengan alokasi portofolionya minimum 80% dalam bentuk saham dan sisanya ditempatkan dalam bentuk efek surat hutang dan efek pasar uang.

Langkah Awal sebelum berinvestasi di Reksa Dana

Sebelum berinvestasi di Reksa Dana dan memilih Reksa Dana yang akan dibeli  ada baiknya hal berikut ini perlu diketahui.

1. Legalitas Produk

Calon investor harus mengetahui apakah produk Reksa Dana yang ditawarkan oleh karyawan Manajer Investasi mempunyai legalitas yang dikeluarkan oleh OJK.

2. Membaca dan Memahami Isi Prospektus Reksa Dana

Bacalah prospektus untuk mengetahui informasi yang berhubungan dengan Reksa Dana, misalnya: Hak Investor, Biaya yang dibebankan kepada investor, Resiko

Reksa Dana, Kebijakan Investasinya, dan sebagainya.

3. Tujuan Investasi

Tetapkanlah tujuan investasi yang jelas sebagai langkah awal untuk menyusun rencana investasi sehingga menghasilkan pengembalian yang optimal.

4. Jangka Waktu Investasi

Sebaiknya jangka waktu untuk investasi di Reksa Dana adalah untuk investasi jangka panjang.

5. Identifikasi resiko

Kenalilah resiko yang melekat dalam Reksa Dana dan bagaimana Investor dapat mentolerir resiko tersebut sehingga Investor dapat menentukan jenis Reksa Dana yang akan dipilih untuk dibeli.

6. Biaya-biaya yang dibebankan

Investor perlu mengetahui besaran biaya-biaya yang melekat atau yang dibebankan kepada Reksa Dana maupun biaya-biaya yang dibebankan kepada Investor.